Rabu, 04 Maret 2015

PUBLIKASI ILMIAH DALAM PKB (PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN)

Publikasi Ilmiah pada kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) terdiri dari tiga kelompok kegiatan sebagai berikut:
1.  Presentasi pada Forum Ilmiah
Guru seringkali diundang untuk mengikuti pertemuan ilmiah. Tidak jarang, mereka juga diminta untuk memberikan presentasi, baik sebagai pemrasaran atau pembahas pada pertemuan ilmiah tersebut. Untuk keperluan itu, guru harus membuat prasaran ilmiah. Prasaran ilmiah adalah tulisan ilmiah berbentuk makalah yang berisi ringkasan laporan hasil penelitian, gagasan, ulasan, atau tinjauan ilmiah.
2.  Publikasi hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal
Publikasi ilmiah guru dapat dipublikasikan dalam bentuk laporan hasil penelitian (misalnya laporan Penelitian Tindakan Kelas) atau berupa tinjauan/gagasan ilmiah yang ditulis berdasar pada pengalaman dan sesuai dengan tugas pokok serta fungsi guru.
Publikasi ilmiah guru di atas, terdiri dari empat kelompok, yakni:
a.  Laporan Hasil Penelitian
Laporan hasil penelitian adalah publikasi ilmiah berisi laporan hasil penelitian yang dilakukan guru pada bidang pendidikan yang telah dilaksanakan guru di sekolah dan sesuai dengan tupoksinya, antara lain dapat berupa laporan Penelitian Tindakan Kelas.
b.  Tinjauan Ilmiah
Makalah tinjauan ilmiah adalah publikasi guru yang berisi ide/gagasan penulis dalam upaya mengatasi berbagai masalah pendidikan formal dan pembelajaran yang ada di satuan pendidikannya (di sekolah/madrasahnya).
c.  Tulisan Ilmiah Popular
Karya ilmiah populer adalah tulisan yang dipublikasikan di media massa (koran, majalah, atau sejenisnya). Karya ilmiah populer dalam kaitan dengan upaya pengembangan profesi ini merupakan kelompok tulisan yang lebih banyak mengandung isi pengetahuan, berupa ide, atau gagasan pengalaman penulis yang menyangkut bidang pendidikan pada satuan pendidikan penulis bersangkutan.
d.  Artikel Ilmiah
Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan adalah tulisan yang berisi gagasan atau tinjauan ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran di satuan pendidikan yang dimuat di jurnal ilmiah.
3.  Publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan dan/atau pedoman guru
Publikasi ilmiah pada kelompok ini terdiri dari:
a.  Buku Pelajaran
Buku pelajaran adalah buku berisi pengetahuan untuk bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu dan diperuntukkan bagi siswa pada suatu jenjang pendidikan atau sebagai bahan pegangan mengajar guru, baik sebagai buku utama atau pelengkap. Buku dapat ditulis guru secara individu atau berkelompok.
b.  Modul/Diktat Pembelajaran
Modul adalah materi pelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis sedemikian rupa sehingga pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut.
Diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan guru untuk mempermudah/ memperkaya materi mata pelajaran/ bidang studi yang disampaikan oleh guru dalam proses kegiatan belajar mengajar.
c.  Buku dalam Bidang Pendidikan
Berisi pengetahuan yang terkait dengan bidang kependidikan. Tidak hanya membantu siswa dalam memahami mata pelajaran tertentu, atau sebagai bahan pegangan mengajar guru, namun dimaksudkan juga untuk memberikan informasi pengetahuan dalam bidang kependidikan.
d.  Karya Terjemahan
Karya terjemahan adalah tulisan yang dihasilkan dari penerjemahan buku pelajaran atau buku dalam bidang pendidikan dari bahasa asing atau bahasa daerah ke Bahasa Indonesia, atau sebaliknya dari Bahasa Indonesia ke bahasa asing atau bahasa daerah. Buku yang diterjemahkan tersebut diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang dilakukan guru bersangkutan. Untuk itu, perlu adanya surat pernyataan dari kepala sekolah/madrasah yang menjelaskan perlunya karya terjemahan tersebut untuk menunjang proses pembelajaran guru bersangkutan. Yang diterjemahkan adalah keseluruhan isi buku secara lengkap dan bukan merupakan bagian dari buku, atau suatu tulisan pendek, artikel, atau jenis tulisan lain di luar bidang pendidikan.
e.  Buku Pedoman Guru
Buku Pedoman Guru adalah buku tulisan guru yang berisi rencana kerja tahunan guru. Isi rencana kerja tersebut paling tidak meliputi upaya dalam meningkatkan/ memperbaiki kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran. Pada rancangan itu harus pula disajikan rencana kegiatan PKB yang akan dilakukan.
Melalui rencana kerja tersebut, guru mempunyai pedoman untuk mengembangkan profesinya. Buku ini juga dapat dipakai kepala sekolah dan/atau pengawas sekolah untuk mengevaluasi kinerja guru bersangkutan.
Sumber:
Kemdiknas. 2010. Pedoman Penilaian Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Jakarta: Kemdiknas

Jumat, 20 Februari 2015

PKB DAN ANGKA KREDITNYA



c)  Buku dalam Bidang Pendidikan

Definisi
Perbedaan  antara  buku  pelajaran  dan  buku  dalam bidang pendidikan adalah sebagai berikut:


Aspek

Buku Pelajaran

Buku dalam BidangPendidikan
Isi
Berisi penge-tahuan
untuk bidang ilmu atau
mata pelajarantertentu
Berisi pengetahuan yang terkait
dengan  bidang kependidikan
Sasaran
Pembaca
Siswa pada jenjang pendidikantertentu
Tidak hanya pada siswapada jenjang pendidikantertentu
Tujuan
Membantu siswa
dalam memahamimata pelajarantertentu,
atau sebagaibahan peganganmengajar guru, baik pegangan utama maupun pelengkap
Tidak hanya mem-bantu siswa
dalam memahami mata pelajaran tertentu, atausebagai bahan peganganmengajar guru, baikpegangan utama maupun pelengkap namundimaksudkan juga untukmemberikan informasipengetahuan  dalam bidangkependidikan
Penulis
Guru atau kelompok
guru yang bertugasdan atau berkemampuanterhadap isi buku
Guru atau kelompok guru yang
berkemampuan  terhadap isi buku


Kerangka Isi
Berbeda dengan kerangka isi buku pelajaran, buku dalam bidang pendidikan mempunyai kerangka isi yanglebih bebas, tergantung  pada  isi  pengetahuan  apa  yang  akan  disajikan dalam buku tersebut.
Meskipun  demikian  pada  umumnya  kerangka  buku dalam bidang pendidikan terdiri dari:
Pengantar
Daftar isi
Bagian Pendahuluan
Bagian Isi
Dapat   terdiri   dari   beberapa   bab/bagian   sesuai dengan isi pengetahuan yang disajikan.Masing-masing bab/bagian serupa dengan bagian isi buku.
Bagian Penunjang
•  Daftar kepustakaan
•  Data diri penulis
Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
Bukti  fisik  yang  harus  disertakan  dalam  pengajuan angka kredit adalah berupa buku asli ataufotokopi  yang secara jelas menunjukkan nama penulis buku tersebut.
Buku tersebut juga harus secara jelas menunjukkan nama  penerbit,  tahun  diterbitkan,  serta keterangan- keterangan lain yang diperlukan seperti, nomor ISBN, dan lain-lain (jika ada).
Bila buku tersebut berupa fotokopi, maka diperlukan pernyataan keaslian dari kepalasekolah/madrasah yang disertai tanda tangan kepala sekolah/madrasah dan cap sekolah/ madrasahbersangkutan.
Besaran angka kreditnya sebagai berikut.

No

Jenis Buku dalam Bidang Pendidikan
Angka
Kredit
1
Buku dalam bidang pendidikan yang dicetakoleh
penerbit dan ber-ISBN
3
2
Buku dalam bidang pendidikan yang dicetakoleh
penerbit tetapi belum ber-ISBN
1,5


d) Karya Terjemahan

Definisi
Untuk  kepentingan  pembelajaran, guru tidak  jarang memerlukan kerja terjemahan.
Karya terjemahan adalah tulisan yang dihasilkan dari penerjemahan buku pelajaran atau buku dalambidang pendidikan   dari bahasa asing   atau bahasa daerah   ke Bahasa Indonesia, atau sebaliknya dariBahasa Indonesia ke bahasa asing atau bahasa daerah.
Buku yang diterjemahkan tersebut diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang dilakukanguru bersangkutan. Untuk itu, perlu  adanya  surat pernyataan dari             kepala  sekolah/madrasah          yang            menjelaskan perlunya  karya  terjemahan  tersebut  untuk menunjang proses pembelajaran guru bersangkutan.
Yang  diterjemahkan  adalah  keseluruhan  isi      buku
secara lengkap dan bukan merupakan  bagian dari buku, atau suatu tulisan pendek,  artikel, atau jenistulisan lain di luar guru.

Kerangka Isi
Umumnya  kerangka    karya  terjemahan    mengikuti kerangka isi dari buku yang diterjemahkannya.

Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
Bukti  fisik  yang  harus  disertakan  dalam  pengajuan angka   kredit   adalah   berupa   karya  terjemahan   atau fotokopinya yang secara jelas menunjukkan nama buku yang   diterjemahkan,  nama penulis  karya  terjemahan, serta daftar isi buku yang diterjemahkan.
Buku   tersebut   harus   dilengkapi   dengan        surat pernyataan                dari        kepala   sekolah/madrasah                       yang menjelaskan perlunya karya terjemahan tersebut untuk menunjang proses  pembelajaran  guru  disertai  tanda tangan kepala                                 sekolah/madrasah            dan                        cap sekolah/madrasah bersangkutan.


Besaran   angka   kredit   karya   terjemahan   sebagai berikut.


No

Jenis Karya Publikasi Ilmiah
Angka
Kredit
1
Karya  hasil terjemahan
1

e) Buku Pedoman Guru

Definisi
Buku Pedoman Guru adalah buku tulisan guru yang berisi  rencana  kerja  tahunan  guru.             Isi rencana  kerja tersebut      paling             tidak         meliputi           upaya    dalam meningkatkan/   memperbaiki     kegiatan                                   perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi prosespembelajaran. Pada rancangan itu harus pula disajikan rencana kegiatan PKB yang akan dilakukan.
Melalui   rencana  kerja  tersebut,  guru  mempunyai pedoman untuk mengembangakan profesinya.Buku ini juga  dapat  dipakai  kepala  sekolah/madrasah  dan/atau pengawas   sekolah   untuk  mengevaluasi   kinerja   guru bersangkutan.

Kerangka Isi
Buku pedoman guru disajikan dalam bentuk makalah, diketik   dan   dibendel,   dengan   kerangka  isi   sebagai berikut.

Bagian Awal
Terdiri    dari     halaman     judul    yang    menerangkan identitas guru dan tahun kerja dari rencanakerja guru tersebut,       lembaran  persetujuan  dari  kepala  sekolah/ madrasah; kata pengantar; dandaftar isi.

Bagian Isi
Umumnya terdiri dari beberapa bab yakni:
(1)   Pendahuluan,   yang   menjelaskan   tentang   tujuan pembuatan Rencana Kerja Tahunan Gurutersebut,


menjelaskan  ringkasan  target-target  capaian  yang diharapkan dicapai.
(2)   Rincian rencana kerja, yang disajikan dalam satuan waktu bulanan untuk selama setahun. Rencanakerja tersebut  berupa  rencana  guru  yang  bersangkutan dalam meningkatkan  kompetensinyasebagai  guru, yakni   kompetensi  pedagogik,  sosial,  kepribadian, dan profesional.
(3)     Penutup,   yang   menjelaskan   ringkasan   rencana kegiatan dan rencana target yang ingindicapai.

Bagian Penunjang
Memuat  lampiran  yang  menunjang  rencana  kerja tahunan tersebut, misalnya RPP, skenariokegiatan, dan lain-lain.

Bukti Fisik dan Angka Kreditnya
Bukti fisik yang harus disertakan dalam pengajuan penetapan angka kredit adalah berupa makalahrencana kerja    (Pedoman   Kerja     Guru)        yang    secara    jelas menunjukkan  nama  penulis  dan tahun  rencana  kerja tersebut akan dilakukan.
Makalah   tersebut   dilengkapi   dengan   pernyataan keaslian  dari   kepala  sekolah/madrasah  yang  disertai tanda       tangan    kepala                            sekolah/madrasah      dan        cap sekolah/madrasahbersangkutan.

Besaran   angka   kredit   Buku   Pedoman   Guru   sebagai berikut.

No.

Jenis Karya Publikasi Ilmiah
Angka
Kredit
1
Buku Pedoman Guru
1,5


C.   Karya Inovatif Kegiatan PKB

Kegiatan PKB yang berupa karya inovatif, terdiri dari  4 (empat)
kelompok, yakni:
1. menemukan teknologi tepatguna;
2. menemukan/menciptakan karya seni;
3. membuat/memodifikasi alat pelajaran/peraga/ praktikum;
4. mengikuti  pengembangan  penyusunan  standar, pedoman, soal, dan sejenisnya
Rincian dari masing-masing kelompok di atas sebagai berikut.
1.   Menemukan     Teknologi     Tepat     Guna     (Karya     Sains/ Teknologi)

Definisi
Karya Teknologi Tepat Guna yang selanjutnya disebut karya sains/teknologi   adalah   karya                    hasil       rancangan/ pengembangan/percobaan  dalam  bidang  sains  dan/atau teknologi         yang        dibuat                  atau                dihasilkan   dengan menggunakan bahan, sistem, atau metodologi tertentudan dimanfaatkan untuk pendidikan atau masyarakat sehingga pendidikan           terbantu             kelancarannya                   atau                         masyarakat terbantu kehidupannya.

Kriteria Karya Sains/Teknologi
a. Berupa karya sains/teknologi yang digunakan di sekolah/madrasah atau di masyarakat.
b.   Dengan  karya  sains/teknologi  tersebut  pelaksanaan pendidikan   di   sekolah/madrasah   tersebut  menjadi lebih    mudah                   atau      dengan    karya     sains/teknologi tersebut masyarakatterbantu kehidupannya.
c.    Jenis karya sains/teknologi
•  Media pembelajaran/bahan ajar interaktif berbasis komputer  untuk  setiap  standar  kompetensi atau beberapa kompetensi dasar.
•  Program aplikasi komputer untuk setiap aplikasi.


•  Alat/mesin yang bermanfaat untuk pendidikan atau masyarakat untuk setiap unit alat/mesin.
•  Bahan  tertentu  hasil  penemuan  baru  atau  hasil modifikasi tertentu untuk setiap jenis bahan.
•  Konstruksi  dengan  bahan  tertentu yang  dirancang untuk           keperluan           bidang pendidikan                  atau kemasyarakatan untuk setiap konstruksi.
•  Hasil eksperimen/percobaan sains/ teknologi untuk setiap hasil eksperimen.
•  Hasil             pengembangan           metodologi/evaluasi pembelajaran.
d.   Karya sains/teknologi tersebut mempunyai ciri sebagai berikut.
1)   Bermanfaat untuk pendidikan di sekolah/madrasah atau   bermanfaat   untuk   menunjang  kehidupan masyarakat.
2)   Ada   unsur   modifikasi/inovasi   bila   sebelumnya sudah pernah ada di sekolah/madrasah atau dilingkungan masyarakat tersebut.
e.   Karya sains/teknologi dikategorikan kompleks apabila
memenuhi kriteria:
1)   memiliki tingkat inovasi yang tinggi;
2)   tingkat kesulitan pembuatan yang tinggi;
3)   memiliki konstruksi atau alur kerja yang rumit atau apabila berupa hasil modifikasi, memiliki tingkatmodifikasi yang tinggi;
f.     Karya    teknologi    dikategorikan    sederhana    apabila memenuhi kriteria:
1)   memiliki tingkat inovasi yang rendah;
2)   pembuatannya   memiliki   tingkat   kesulitan   yang rendah;
3)   memiliki konstruksi atau alur kerja yang rumit atau apabila   berupa   hasil   modifikasi   maka memiliki tingkat modifikasi yang rendah;


Kerangka Isi
a.  Format       Laporan       Pembuatan      dan       Penggunaan Alat/Mesin,  Pembuatan  Media Pembelajaran,  Bahan Ajar   Interaktif   Berbasis   Komputer,   dan   Pembuatan Program AplikasiKomputer adalah sebagai berikut:
•    Halaman   judul,   memuat   jenis   laporan   (tuliskan Laporan Pembuatan Karya Teknologi), namakarya teknologi, nama pembuat, NIP kalau PNS dan Nama Sekolah/madrasah.
•    Halaman      pengesahan     oleh      Kepala     Sekolah/
madrasah.
•    Kata Pengantar.
•    Daftar Isi.
•    Daftar Gambar.
•    Nama Karya Teknologi.
•    Tujuan.
•    Manfaat.
•    Rancangan/desain     karya     teknologi      (dilengkapi dengan gambar rancangan atau diagram alirserta daftar dan foto alat dan bahan yang digunakan).
•    Prosedur  pembuatan  karya  teknologi  (dilengkapi dengan foto pembuatan).
•  Penggunaan karya  teknologi  di  sekolah atau  di masyarakat                (dilengkapi          dengan foto penggunaan).
•  Source code program.

b.  Format       Laporan       Eksperiman       atau       Percobaan
Sains/Teknologi adalah sebagai berikut
•     Halaman   judul,   memuat   jenis   laporan   (tuliskan Laporan Penemuan Teknologi Tepat Gunaberupa Eksperimen      atau      Percobaan      Sains/Teknologi, nama/judul  eksperimen/percobaan,nama  peneliti, NIP kalau PNS, dan nama sekolah/madrasah).


•     Halaman              pengesahan             oleh              kepala sekolah/madrasah.
•     Kata Pengantar
•     Daftar Isi
•     Daftar Gambar

Bab I            : PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
B.  Tujuan
C.  Manfaat
Bab II             : LANDASAN TEORETIK/TINJAUAN PUSTAKA
A. Teori   Umum   (sesuai   dengan   materi eksperimen)
B. Teori   Teknis   (sesuai   dengan   materi eksperimen)
Bab III         : PROSEDUR DAN HASIL EKSPERIMEN A.  Persiapan Eksperimen
1.  Obyek dan variabel eksperimen
2.  Alat dan bahan yang digunakan
3.  Langkah-langkah                    penyiapan eksperimen
B. Pelaksanaan eksperimen
1.   Langkah-langkah eksperimen
2.   Hasil eksperimen
Bab IV         : KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN :
A. Data rincian eksperimen
B. Foto pelaksanaan eksperimen
C. Bukti pendukung lainnya


Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
a.  Laporan  cara  pembuatan  dan  penggunaan  alat/mesin dilengkapi dengan gambar/foto karya teknologitersebut dan lain-lain yang dianggap perlu.
b.  Laporan   cara   pembuatan   dan   penggunaan   media pembelajaran             dan        bahan   ajar       interaktif                                berbasis komputer dilengkapi dengan hasil pembuatan mediapembelajaran/bahan ajar tersebut dalam cakram padat (compact disk).
c.   Laporan  hasil  eksperimen/percobaan  sains/  teknologi dilengkapi dengan foto saat melakukaneksperimen dan bukti pendukung lainnya.
d.  Laporan     hasil      pengembangan    metodologi/evaluasi pembelajaran karya  sains/teknologi dilengkapi  dengan buku/naskah/instrumen hasil pengembangan.
e.  Lembar  pengesahan/pernyataan  dari  kepala  sekolah/
madrasah     bahwa     karya     sains/teknologi     tersebut dipergunakan di sekolah atau di lingkunganmasyarakat. Besaran angka kredit karya teknologi tepatguna sebagai
berikut.
-  Kategori kompleks diberikan angka kredit 4.
-  Kategori sederhana diberikan angka kredit 2.
-  Angka kredit diberikan setiap kali diusulkan dan dapat dilakukan oleh perorangan atau tim.


No.
Menemukan Teknologi TepatGuna
(KaryaSains/Teknologi)
Angka
Kredit
1
Kategori kompleks
4
2
Kategori sederhana
2

2.   Menemukan/Menciptakan Karya Seni

Definisi
Menemukan/menciptaan   karya   seni   adalah   proses perefleksian                nilai-nilai              dan       gagasan                              manusia      yang diekspresikan   secara   estetik   dalam   berbagai   medium


seperti rupa, gerak, bunyi, dan kata yang mampu memberi makna  transendental  baik  spriritual  maupun intelektual bagi manusia dan kemanusiaan.

Kriteria Karya Seni
a.   Karya     seni     adalah     hasil     budaya     manusia     yang merefleksikan nilai-nilai dan gagasanmanusia yang diekspresikan secara estetika dalam berbagai medium seperti  rupa,  gerak,  bunyi,  dan kata  yang  mampu memberikan   makna     transendental    baik     spiritual maupun  intelektual  bagi manusia  dan  kemanusiaan atau          makna     pendidikan              bagi         individu                  danmasyarakatnya.
b.   Karya seni yang diakui oleh masyarakat adalah karya seni              yang             dipertunjukkan/diterbitkan/dipamerkan/ dipublikasikan kepada masyarakat minimal di tingkat kabupaten/kota.

Jenis Karya Seni
a.   Karya seni yang bukti fisiknya dapat disertakan langsung untuk penilaian angka kredit jabatan guruadalah: Seni sastra (novel, kumpulan cerpen, kumpulan puisi, naskah drama/teater/film), seni rupa (a.l.: keramik kecil, benda souvenir), seni desain grafis (a.l.: sampul buku, poster, brosur,   fotografi),   seni   musik   rekaman,   film,   dan sebagainya.
b.   Karya  seni yang  bukti fisiknya  tidak  dapat disertakan langsung  untuk  penilaian  angka  kredit jabatan  guru: seni  rupa (a.l.: lukisan, patung, ukiran, keramik ukuran besar,  baliho, busana), seni pertunjukan (a.l:                                                                                                  teater, tari, sendratasik,ensambel musik), dan sebagainya.
c.   Karya  seni  dapat  berupa  karya  seni  individual  yang diciptakan oleh perorangan (a.l.: seni lukis, senisastra) dan    karya     seni    kolektif    yang    diciptakan     secara kolaboratif atau integratif (a.l.: teater,tari, ensambel musik).


d.   Karya seni kategori kompleks mengacu kepada lingkup sebaran publikasi, pameran, pertunjukan,lomba,   dan pengakuan            pada               tataran          nasional/internasional, sedangkan  karya seni  kategori  sederhana  mengacu kepada       lingkup            sebaran           publikasi,           pameran, pertunjukan, lomba, dan pengakuan pada tataran kabupaten/kota/provinsi.

Kerangka Isi
Format   kerangka   isi   Laporan   Portofolio   Penciptaan
Karya Seni sebagai berikut.
a.   Sampul depan: judul, nama pencipta, NIP, nama dan logo sekolah/madrasah
b.   Kata pengantar pencipta
c.    Daftar isi, Daftar tabel/gambar
Bagian I  : Pendahuluan (latar belakang ide penciptaan, makna dan tujuan)
Bagian II : Reflekti  proses  kreatif/penciptaan  (bahan, alat,   ukuran,   lama   pengerjaan,   deskripsiproses   kreatif   dari   prapenciptaan   hingga pascapenciptaan dikuatkan dengan foto-fotodan   atau  rekaman  audio/audiovisual,  dan deskripsi          kegiatan              pameran/publikasi/ pertunjukan  disertai  katalog  dan  foto-foto dan atau rekaman audiovisual)
Bagian III : Penutup
d.   Referensi/Kepustakaan (kalau ada)
e.   Lampiran:
1)  Biodata ringkas pencipta
2)  Surat pernyataan kepala sekolah/madrasah tentang kebenaran keaslian, kepemilikan, dan bukti bahwa karya  seni  tersebut  belum  pernah  diajukan  untuk kenaikan pangkat sebelumnya
3)  Bukti pengakuan/rekomendasi dari dewan kesenian atau    organisasi   profesi   kesenian   yang  relevan minimal tingkat kabupaten/kota


4)  Bukti lain/pendukung (jika ada), seperti:
•  Kliping resensi dari media massa cetak/elektronik nasional
•  Bukti        sertifikat/penghargaan      memenangkan lomba karya seni
•  dan sebagainya.

Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
a.  Karya  seni  dengan  bukti  fisik  yang  dapat  disertakan langsung harus disertai bukti-bukti tertulisberupa (a) keterangan identitas pencipta disahkan oleh kepala sekolah/madrasah,       (b)         kebenaran                           keaslian         dan kepemilikan karya seni serta belum pernah diusulkanuntuk     angka    kredit                  sebelumnya   dari     kepala sekolah/madrasah,        dan                        (c)           telah         dipamerkan/ dipublikasikan/diedarkan/memenangkan         lomba              ditingkat                             kabupaten/kota/provinsi                  atau                 nasional/ internasional.
b.   Karya  seni yang  bukti fisiknya  tidak  dapat disertakan langsung   pengusulannya   dilakukan  dengan   bentuk naskah deskripsi karya seni yang bersangkutan berupa Laporan  Portofolio Penciptaan  Karya  Seni.   Laporan tersebut diketik dengan jarak 1,5 spasi pada kertas HVS
80  gram  ukuran  kwarto  dan  dijilid  dengan  sampul warna putih.
c.   Bukti  formal  yang  perlu  dilampirkan  dalam  Laporan Portofolio Penciptaan Karya Seni adalah buktitertulis tentang
1)  kepemilikan, keaslian, dan belum pernah diusulkan untuk   kenaikan pangkat sebelumnya darikepala sekolah/madrasah
2)  semua     jenis     karya      seni     telah     dipamerkan/ dipertunjukkan/dipublikasikan/direkam  dan diedar- kan  secara luas di tingkat kabupaten/kota/ provinsi atau nasional/internasional, dan


3)  pengakuan   sebagai   karya   seni   dari   masyarakat berupa   kliping   resensi   dari   media  massa   cetak nasional (ber-ISSN) atau  rekaman tayangan resensi dari   media massaelektronik nasional dan atau pengakuan/rekomendasi       dari            dewan            keseniandaerah/organisasi   profesi   kesenian   yang   relevan minimal tingkat kabupaten/kota.

d.   Karya Seni dengan bukti fisik sebagai berikut


No

Kriteria Karya Seni

Kategori

A.K.
1
Seni sastra:
•  Setiap   judul   buku   novel,  naskah drama/film,    atau      buku      cerita bergambar (komik)yang diterbitkan, ber-ISBN, dandiedarkan secara luas
•  Setiap judul buku kumpulanminimal
10 cerpen, buku kumpulan minimal
20  puisi,  atau  buku  kum-pulan 10 naskah    aransemen   lagu      karya seorang yangditerbitkan,  ber-ISBN, dandiedarkan secara luas
Kompleks*
4
Sederhana**
2
2
Seni desain komunikasi visual:
•  Setiap   judul  film/sinetron/wayang atau judulcompany profile berdurasiminimal 15 menit, diedarkan secara luas dan diakui olehmasyarakat
•  Setiap minimal 5 judul lagurekaman (kaset,      CD/     VCD/DVD)      yang diedarkan  secara  luas  dan  diakui olehmasyarakat
•  Setiap minimal 5 judul sampulbuku berwarna   yang   diedarkan    secara luas dandiakui oleh masyarakat
•  Setiap minimal 5 baliho/poster seni yang  berbeda, ukuran minimal 3x5 meter,  dipasang di   tempat  umum dan diakuioleh masyarakat
Kompleks*
4
Sederhana**
2




No

Kriteria Karya Seni

Kategori

A.K.

•  Setiap       minimal       20       poster/ pamflet/brosur  seni  yang berbeda, ukuran kecil,   dicetakberwarna dan diedarkan   secara luas  dan  diakui olehmasyarakat


3
Seni Busana:
•   Setiap   minimal   10   kreasi  busana yang   berbeda,   diperagakan,   dan diakui olehmasyarakat.
Kompleks*
4
Sederhana**
2
4
Seni rupa:
•   Setiap                                                5lukisan/patung/ukiran/keramikyang berbeda,   dipamerkan   dan    diakui oleh masyarakat.
•   Setiap 10 karya seni fotografi yang berbeda, dipublikasikan/dipamerkan dandiakui oleh masyarakat
•   Setiap  10  jenis  karya  seni  ukuran kecil      yang      berfungsi      sebagai souvenir,diedarkan secara luas dan diakuioleh masyarakat.
Kompleks*
4
Sederhana**
2
5
Seni pertunjukan:
•   Setiap   pementasan   teater/drama, tari,  sendratasik,  atau    ensambel musik dengandurasi  minimal 1 jam dan diakuioleh masyarakat
Kompleks*
4
Sederhana**
2
Keterangan:
*         kategori   kompleks   mengacu   kepada   lingkup    publikasi/ pameran/pertunjukan/lomba/pengakuan   karya  seni   pada tingkat nasional/internasional
**       kategori   sederhana   mengacu   kepada   lingkup   publikasi/
pameran/pertunjukan/lomba/pengakuan   karya   seni   pada tingkat kabupaten/kota/provinsi
e.  Penilaian     jenis    karya     seni                untuk jabatan              guru ditekankan   kepada  penciptaan   karya   seni   secara perorangan  atau  kolektif,  bukan  pengulangan  ataupeniruan.              Penilaian             jenis                       karya   seni  yang         lain


disesuaikan  dengan  kriteria  jenis  atau  rumpun  karya seni  yang  terdapat  pada  tabel  besaran angka  kredit pada butir (3).
f.   Sertifikat/penghargaan  pemenang  lomba  cipta  karya seni  minimal tingkat kabupaten/kota dapatdigunakan sebagai  bentuk pengakuan masyarakat setara dengan pengakuan        atau       rekomendasi                                   dewan kesenian/organisasi profesi seni yang relevan minimal tingkatkabupaten/kota.

3.   Membuat/Memodifikasi Alat Pelajaran/Peraga/ Praktikum a.   Sub-unsur Membuat Alat Pelajaran
Definisi
Alat pelajaran adalah alat yang digunakan untuk membantu         kelancaran          proses pembelajaran/ bimbingan pada  khususnya  dan proses  pendidikan di sekolah/madrasah padaumumnya.

Kriteria Alat Pelajaran
1)  Berupa alat kelengkapan yang digunakan dalam pembelajaran/bimbingan            atau      pendidikan         di sekolah/madrasah.
2)   Pelaksanaan         pembelajaran/bimbingan        atau pendidikan   di   sekolah/madrasah   menjadi  lebih mudah dan lebih efektif.
3)   Jenis alat pelajaran:
•  Alat bantu presentasi
•  Alat bantu olahraga
•  Alat bantu praktik
•  Alat bantu musik.
• Alat lain yang membantu kelancaran proses pembelajaran/bimbingan atau pendidikan di sekolah/madrasah.


4)   Alat  pelajaran  tersebut  mempunyai  ciri  sebagai berikut.
•  Bermanfaat      untuk     pelajaran/bimbingan    di sekolah/madrasah  (di  dalam  maupun  di  luar ruang kelas).
•  Ada  unsur  modifikasi/inovasi  bila  sebelumnya sudah           pernah ada         di            sekolah/madrasah tersebut.
5)   Alat   pelajaran   dikategorikan   kompleks   apabila memenuhi kriteria:
•  memiliki tingkat inovasi yang tinggi;
•  tingkat kesulitan pembuatan yang tinggi;
•  memiliki konstruksi atau alur kerja yang rumit atau  apabila berupa hasil modifikasi, memilikitingkat modifikasi yang tinggi;
•  Waktu pembuatannya relatif lama;
•  Biaya pembuatannya relatif tinggi.
6)   Alat   pelajaran   dikategorikan   sederhana   apabila
memenuhi kriteria:
•  memiliki tingkat inovasi yang rendah;
•  tingkat kesulitan pembuatan yang rendah;
•  memiliki konstruksi atau alur kerja yang tidak rumit atau apabila berupa hasil modifikasi makamemiliki tingkat modifikasi yang rendah;
•  waktu pembuatannya relatif pendek;
•  biaya pembuatannya relatif rendah.

Kerangka Isi
Format Laporan Pembuatan Alat Pelajaran
1)     Halaman  judul,  memuat  jenis  laporan  (tuliskan Laporan  Pembuatan  Alat  Pelajaran),  nama alat pelajaran, nama pembuat, NIP bagi PNS, dan nama sekolah/ madrasah/lokasi.
2)     Halaman             pengesahan            oleh             kepala sekolah/madrasah.


3)     Halaman  pernyataan  dari  pembuat  bahwa  alat pelajaran ini benar-benar asli hasil karya gurubersangkutan.
4)     Kata Pengantar
5)     Daftar Isi
6)     Daftar Gambar/Foto
7)     Nama Alat Pelajaran
8)     Tujuan
9)     Manfaat
10)  Rancangan/desain        alat        pelajaran/bimbingan (dilengkapi                dengan                 gambar rancangan                           atau diagram alir serta daftar dan foto alat dan bahan yang digunakan).
11)  Prosedur  pembuatan  alat  pelajaran/  bimbingan
(dilengkapi dengan foto pembuatan).
12)  Penggunaan  alat  pelajaran  di  sekolah/madrasah
(dilengkapi dengan foto penggunaan).

Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
1)     Laporan   tertulis   tentang   cara   pembuatan   dan penggunaan alat pelajaran yang dilengkapidengan gambar/foto alat pelajaran tersebut dan lain-lain yang dianggap perlu.
2)     Lembar      pengesahan/pernyataan    dari      kepala sekolah/madrasah  bahwa  alat pelajaran tersebut dipergunakan di sekolah/madrasah.
Besaran   angka  kredit   karya  alat   pelajaran  sebagai berikut.
1)     Kategori kompleks, diberi angka kredit 2.
2)     Kategori sederhana, diberi angka kredit 1.
3)     Angka  kredit  diberikan  setiap  kali  menghasilkan karya  alat  pelajaran  dan  dapat  dilakukan oleh perorangan atau tim.


b.   Subunsur Membuat Alat Peraga

Definisi
Alat   peraga   adalah   alat   yang   digunakan   untuk memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentuyang dipergunakan     dalam     proses     pembelajaran     atau bimbingan.

Kriteria Alat Peraga
1) Berupa  alat  yang  berfungsi  untuk  memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentu yang dipergunakandalam proses pembelajaran/bimbingan.
2)  Pelaksanaan        proses        pembelajaran/bimbingan menjadi lebih jelas dan lebih efektif.
3)  Jenis alat peraga
•  Poster/gambar untuk pelajaran
•  Alat permainan pendidikan
•  Model benda/barang atau alat tertentu
•  Benda potongan (cutaway object)
•  Film/video pelajaran pendek
•  Gambar animasi komputer, dan
•  Alat peraga lain
4)  Alat   peraga   tersebut   mempunyai   ciri   sebagai
berikut.
•  Memperjelas konsep/teori/cara kerja suatu alat.
•  Ada  unsur  modifikasi/inovasi  bila  sebelumnya sudah pernah ada di sekolah/madrasah tersebut.
5)  Alat      peraga      dikategorikan     kompleks     apabila memenuhi kriteria:
•  memiliki tingkat inovasi yang tinggi;
•  tingkat kesulitan pembuatannya tinggi;
•  memiliki  konstruksi  atau  alur  kerja  yang  rumit atau  apabila  berupa  hasil  modifikasi,  memilikitingkat modifikasi yang tinggi;
•  waktu pembuatannya relatif lama, dan
•  biaya pembuatannya relatif tinggi.


6)  Alat     peraga     dikategorikan     sederhana    apabila memenuhi kriteria:
•  memiliki tingkat inovasi yang rendah;
•  tingkat kesulitan pembuatannya yang rendah;
•  memiliki  konstruksi  atau  alur  kerja  yang  tidak rumit   atau   apabila   berupa   hasil   modifikasi,memiliki tingkat modifikasi yang rendah;
•  waktu pembuatannya relatif pendek; dan
•  biaya pembuatannya relatif rendah.

Kerangka Isi
Format Laporan Pembuatan Alat Peraga
1)     Halaman  judul,  memuat  jenis  laporan  (tuliskan Laporan  Pembuatan  Alat  Pelajaran),  nama alat pelajaran, nama pembuat, NIP bagi PNS, dan nama sekolah/ lokasi.
2)     Halaman      pengesahan    oleh     kepala     sekolah/
madrasah.
3)     Halaman  pernyataan  dari  pembuat  bahwa  alat peraga ini benar-benar asli hasil karya gurubersangkutan.
4)     Kata Pengantar
5)     Daftar Isi
6)     Daftar Gambar/Foto
7)     Nama Alat Peraga
8)     Tujuan
9)     Manfaat
10)  Rancangan/desain alat peraga (dilengkapi dengan gambar rancangan atau diagram alir sertadaftar dan foto alat dan bahan yang digunakan).
11)  Prosedur    pembuatan    alat    peraga     (dilengkapi dengan foto pembuatan).
12)  Penggunaan   alat   peraga   di   sekolah/madrasah
(dilengkapi dengan foto penggunaan).


Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
1)     Laporan   tertulis   tentang   cara   pembuatan   dan penggunaan alat peraga yang dilengkapidengan gambar/foto alat peraga tersebut bila alat peraga tidak memungkinkan untuk dikirim.
2)     Laporan   tertulis   tentang   cara   pembuatan   dan penggunaan  alat  peraga  yang  dilengkapi dengan alat  peraga yang dibuat bila alat peraga tersebut memungkinkan untuk dikirim.
3)     Lembar      pengesahan/pernyataan    dari      Kepala Sekolah/madrasah bahwa alat peraga tersebutdipergunakan di sekolah/madrasah.
Besaran angka kredit alat peraga sebagai berikut.
1)     Kategori kompleks, diberi angka kredit 2.
2)     Kategori sederhana, diberi angka kredit 1.
3)     Angka  kredit  diberikan  setiap  kali  menghasilkan
alat peraga dan dapat dilakukan oleh perorangan atau tim.

c.   Subunsur Membuat Alat Praktikum

Definisi
Alat praktikum adalah alat yang digunakan untuk praktikum   sains,   matematika,   teknik,   bahasa,  ilmu sosial, humaniora, dan keilmuan lainnya.

Kriteria Alat Praktikum
1)   Berupa  alat praktikum  yang  dipergunakan dalam pembelajaran.
2)   Pelaksanaan praktikum menjadi lebuh mudah dan lebih efektif.
3)   Jenis alat praktikum
•  Alat praktikum sains (matematika, fisika, kimia, biologi).
•  Alat praktikum teknik (mesin, listrik, sipil).


•  Alat praktikum bahasa, ilmu sosial, humaniora, dan lainnya.
4)   Alat  praktikum  tersebut  mempunyai  ciri  sebagai berikut.
•  Dapat        digunakan       untuk      praktikum       di sekolah/madrasah.
•  Ada  unsur  modifikasi/inovasi  bila  sebelumnya sudah           pernah ada         di            sekolah/madrasah tersebut.
5)   Alat   praktikum   dikageorikan   kompleks   apabila memenuhi kriteria:
•  memiliki tingkat inovasi yang tinggi;
•  tingkat kesulitan pembuatan yang tinggi;
•  memiliki konstruksi atau alur kerja yang rumit atau  apabila berupa hasil modifikasi, memilikitingkat modifikasi yang tinggi;
•  waktu pembuatannya relatif lama; dan
•  biaya pembuatannya relatif tinggi.
6)   Alat  praktikum  dikategorikan  sederhana  apabila memenuhi kriteria:
•  memiliki tingkat inovasi yang renda;
•  tingkat kesulitan pembuatan yang rendah;
•  memiliki konstruksi atau alur kerja yang tidak rumit  atau  apabila  berupa  hasil   modifikasi,memiliki tingkat modifikasi yang rendah;
•  waktu pembuatannya relatif pendek; dan
•  biaya pembuatannya relatif rendah.

Kerangka Isi
Format Laporan Pembuatan Alat Praktikum
1)     Halaman  judul,  memuat  jenis  laporan  (tuliskan
Laporan Pembuatan Alat Praktikum), nama alat pelajaran, nama pembuat, NIP bagi PNS, dan nama sekolah/lokasi.


2)     Halaman             pengesahan            oleh            kepala sekolah/madrasah.
3)     Halaman  pernyataan  dari  pembuat  bahwa  alat praktikum ini benar-benar asli hasil karya gurubersangkutan.
4)     Kata Pengantar
5)     Daftar Isi
6)     Daftar Gambar/Foto
7)     Nama Alat Praktikum
8)     Tujuan
9)     Manfaat
10)  Rancangan/desain     alat     praktikum     (dilengkapi dengan gambar rancangan atau diagram alirserta daftar dan foto alat dan bahan yang digunakan).
11)  Prosedur  pembuatan  alat  praktikum  (dilengkapi dengan foto pembuatan).
12)  Penggunaan  alat  praktikum  di  sekolah/madrasah
(dilengkapi dengan foto penggunaan).

Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
1)     Laporan   tertulis   tentang   cara   pembuatan   dan penggunaan             alat         praktikum          yang                              dilengkapi dengan gambar/foto alat praktikum tersebut bila alat praktikumtidak memungkinkan untuk dikirim.
2)     Laporan   tertulis   tentang   cara   pembuatan   dan penggunaan             alat         praktikum          yang                              dilengkapi dengan   alat   praktikum   yang   dibuat   bila   alat praktikumtersebut memungkinkan untuk dikirim.
3)     Lembar      pengesahan/pernyataan    dari      Kepala Sekolah/madrasah bahwa alat praktikumtersebut dipergunakan di sekolah/madrasah.
Besaran  angka  kredit  karya  alat  praktikum  sebagai berikut.
1)     Kategori kompleks, diberi angka kredit 4.
2)     Kategori sederhana, diberi angka kredit 2.


3)     Angka  kredit  diberikan  setiap  kali  menghasilkan karya alat praktikum dan dapat dilakukan olehperorangan atau tim.

No.
Membuat/MemodifikasiAlat
Praktikum
Angka
Kredit
1
Kategori kompleks
4
2
Kategori sederhana
2

4.   Mengikuti        Pengembangan       Penyusunan        Standar, Pedoman, Soal, dan Sejenisnya

Definisi
Kegiatan penyusunan standar/pedoman/soal yang diselenggarakan             oleh       instansi tingkat   nasional   atau provinsi.

Kriteria
a.  Guru yang bersangkutan aktif dalam kegiatan tersebut. b.  Hasil       kegiatan               tersebut             digunakan                        secara
nasional/provinsi.

Kerangka Isi
Format Laporan Kegiatan
a.  Halaman judul, memuat jenis laporan (tuliskan Laporan Kegiatan  Penyusunan Standar/Soal/Pedoman),  nama kegiatan nama pelaksana, NIP bagi PNS dan nama sekolah/lokasi.
b.  Halaman  pengesahan  oleh  kepala  sekolah/madrasah, memuat identitas pelaksana (nama lengkap,NIP bagi PNS,  tempat/tanggal lahir, pangkat/ golongan, jabatan struktural/fungsional, unit kerja), danpejabat yang mengesahkan (nama, NIP dan jabatannya).
c.  Kata Pengantar d.  Daftar Isi
e.  Nama Kegiatan f.   Tujuan
g.  Manfaat
h.  Pelaksanaan Kegiatan


i.   Hasil Kegiatan

Bukti Fisik dan Besaran Angka Kredit
a.  Laporan kegiatan.
b.  Hasil  kegiatan  yang  berupa  standar/  soal/  pedoman tingkat nasional/provinsi.
c.  Surat keterangan kepala sekolah/madrasah bahwa guru yang bersangkutan aktif mengikuti kegiatantersebut.
d.  Surat  keterangan  panitia/penyelenggara  penyusunan standar/soal/pedoman.
Besaran    angka    kredit    Mengikuti    Pengembangan Penyusunan   Standar,   Pedoman,   Soal,  dan   Sejenisnya sebagai berikut.
a.  Tingkat nasional, diberi angka kredit 1. b.  Tingkat provinsi, diberi angka kredit 1.
c.  Angka kredit diberikan setiap jenis kegiatan.

Keterangan:
Apabila   dalam   penyusunan   standar/soal/   pedoman   tersebut   memerlukan beberapa  kali  kegiatan  hingga   menghasilkan,  maka dinilai  hanya  satu  kali kegiatan.


No.
Mengikuti Pengembangan Penyusunan
Standar, Pedoman, Soal, danSejenisnya
Angka
Kredit
1
Tingkat nasional
1
2
Tingkat provinsi
1


BAGIAN KEEMPAT PENUTUP

Buku ini memberikan informasi tentang kegiatan pengembangan profesi guru, berdasarkan Permennegpan danRB Nomor 16 Tahun
2009,  yang      disebut  Pengembangan  Keprofesian  Berkelanjutan (PKB).  Informasi  dimaksud  terdiri  atas  tiga bagian,  yaitu  sebagai berikut:
I.     Penjelasan Umum Kegiatan PKB
Apa   yang   dimaksud   dengan   kegiatan   PKB,   apa   saja macamnya, apa perbedaan dengan peraturanyang lama, serta berbagai informasi umum tentang PKB, disajikan pada bagian ini.
II.   Definisi,  Kerangka  Isi,  Serta  Bukti  Fisik  dan  Besaran  Angka
Kredit Setiap Macam Kegiatan
Terdapat 3 (tiga) kelompok kegaitan PKB: (1) Pengembangan Diri,  (2)  Publikasi  Ilmiah  dan  (3)  Karya Inovatif.                                                                                                           Bagian  ini menjelaskan secara rincitentang definisi, kerangka isi, dan bukti fisik   dari  setiap  macam  kegiatan  PKB  untu  tiga  kelompok kegiatan PKB tersebut.
III.  Persyaratan Kegiatan PKB
Bagian terakhir buku ini, menjelaskan tentang persyaratan dalam  rangka  penilaian laporan  kegaitaanPKB  yang disajikan dalam   bentuk  karya  tulis.  Dalam  menilai  laporan  tersebut, dipakai   kriteria   APIK,  yaitu   harus   Asli,   Perlu,   Ilmiah,   dan Konsisten.


Semoga buku ini memberikan manfaat, khususnya bagi guru dalam melakukan kegiatan PKB.